Tips Memilih Hostel ala Backpacker

Monday, May 13th 2013. | Wisata

HOSTEL menjadi tempat singgah yang gak asing buat Anda yang sering berjalan-jalan murah ke luar negeri ala backpacker.
Hostel menjadi pilihan tepat di antara penginapan gratis di tempat teman atau saudara, dan hotel relatif mahal.

Selain harganya yang pas di kantong, beberapa hostel juga sangat fleksibel untuk pemesanan, dan fasilitasnya. Malah, terkadang tidak kalah dengan hotel bintang dua atau tiga.
Dengan reservasi online, memesan tempat tidur di hostel merupakan hal yang mudah. Ketika teman Anda mendadak tidak bisa menjadi tuan rumah, atau saat  ingin singgah hanya 24 jam di suatu tempat, hostel jadi rencana cadangan yang tepat.

Bagaimana pun, dengan kemudahan ini tetap datang beberapa pertimbangan yang jika tidak dicermati akan menjadi bumerang.
Berikut, tips memilih hostel  ala backpaker sebelum Anda memesan hostel:

  • Lokasi

Lebih dari apapun, lokasi merupakan hal yang penting. Pertama, pelajari dulu sarana transportasi yang akan digunakan ketika sampai di sebuah kota. Apakah lokasi hostel mudah dicapai menggunakan bis, kereta api, taksi atau dekat dengan bandara?

Lokasi yang terlalu jauh, di negara yang berbahasa asing, akan mempersulit dan menambah ongkos.
Belum lagi jika Anda lebih banyak berkeliling di pusat kota. Misalnya saja lokasi hostel jauh di pinggiran. Lokasi juga menentukan keamanan. Cek sejarah daerah atau distrik tempat hostel berada.

  • Fasilitas

Pelajari fasilitas apa saja yang ditawarkan di sebuah hostel. Jangan sampai Anda membayar mahal, tapi fasilitasnya tidak selengkap hotel yang lebih murah.

Hotel yang baik memiliki: website (lebih baik jika ada reservasi online) yang berisi informasi harga dan galeri foto; sarana keamanan yang baik seperti brankas dan kunci elektronik; koneksi internet gratis nirkabel sampai kamar, karena penting untuk informasi perjalanan, reservasi selanjutnya dan komunikasi dengan dunia luar.

Fasilitas ekstra seperti mesin cuci atau laundry, atau sarapan pagi juga bisa jadi nilai tambah.

Coba cek juga ketentuan mengenai spri, sebab beberapa hostel merekomendasikan Anda membawa seprai sendiri. Jangan sampai Anda menambah biaya untuk menyewa seprai dan sarung bantal.

  • Pembayaran

Reservasi online terbagi dua: reservasi deposit atau penuh dengan kartu kredit, dan reservasi tertulis melalui email tanpa pembayaran lebih dahulu. Tentukan mana yang paling nyaman buat Anda. Ada kalanya reservasi deposit (biasanya hanya sekira USD1-2) menjadi paling nyaman karena ada ikatan.

Reservasi dengan pembayaran penuh hanya dilakukan untuk tempat yang benar-benar Anda yakin atau sudah pernah dikunjungi. Reservasi email tanpa pembayaran bisa sedikit riskan karena tidak ada kepastian, namun perhatikan nada bicara dan profesionalisme hostel. Simpan bukti reservasi untuk dicetak dalam rangka pembuatan visa dan ketika di imigrasi jika perlu.

Tanyakan kepada pihak hostel apa yang terjadi bila Anda membatalkan reservasi karena satu dan lain hal.
Apakah mereka akan mengembalikan seluruh dana yang sudah Anda bayar? Atau ada ketentuan lain seperti pembatalan dilakukan minimal 24 jam sebelum kedatangan? Jangan sampai rugi!

  • Harga

Harga termurah biasanya untuk kelas asrama dengan tempat tidur bertingkat. Dalam satu ruang, biasanya terdapat empat hingga belasan tempat tidur (laki-laki dan perempuan) dicampur.

Harga termahal, tentu saja jika ada, adalah kamar yang dihuni satu orang. Kamar mandi biasanya dipakai bersama. Jika Anda bepergian sendiri, asrama jadi ideal supaya murah. Jika pergi bersama lebih dari empat orang, Anda bisa menyewa satu kamar.

Setelah mempertimbangkan semua hal di atas, nikmatilah pengalaman Anda selama di hostel, yang jadi tempat bertemuan pelaku perjalanan dengan berbagai kepentingan.

Gunakan kesempatan ini untuk berbaur, namun tetap menghormati. Pemilik hostel yang baik biasanya juga bisa diajak berbicara dengan akrab. Siapa tahu, Anda bisa mendapatkan teman baik atau tawaran bagus.

Related posts:

tags: , , , ,