Manfaat Jamur Tiram

Monday, August 26th 2013. | Kesehatan

Banyak orang memperlakukan jamur sebagai bahan makanan menakutkan. Dalam sejarah, jamur pernah dipandang sebagai racun hebat dan mematikan. Kaisar Caludius pada 54 Masehi mangkat terkena racun dari jamur yang diberikan istrinya Arippina, sedangkan Paus Clement VII bernasib sama pada 1534.

Namun selain menakutkan, jamur juga dipandang sebagai makanan bernilai tinggi. Penguasa tertinggi Mesir Kuno, Para Pharao, menganggap jamur sebagai “makanan illahi” sehingga jenis makanan ini terlarang bagi rakyat biasa.

Orang-orang Romawi percaya jamur memberikan kekuatan sehingga mereka menjadikannya sebagai bagian dari menu makanan tentara, sedangkan orang-orang China memandang jamur sebagai makanan yang baik dan bermanfaat untuk kesehatan.

Berdebat mengenai rasa jamur bisa berkepanjangan, namun untuk nilai manfaat jamur tiram, sejumlah peneliti ilmiah menunjukkan jamur punya keunggulah dibandingkan bahan makanaan lain dari tumbuhan dan hewan.

Jamur bukan hanya memiliki nilai gizi tapi juga punya sejumlah efek positif untuk kesehatan. Kandungan mineral dan karbonhidrat pada jamur sangat tinggi serta punya beragam karakter dan khasiat.

Sejak ratusan tahun yang lalu jamur sudah menjadi makanan istimewa bagi sekelompok orang. Bukan saja karena kelezatan dan manfaat jamur tiram yang  nilai gizinya tinggi, tapi juga karena bermanfaat sebagai obat. Orang Indian dan Meksiko menggunakan jamur untuk menciptakan halusinasi dalam upaya ritual.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Related posts:

tags: , ,