Cara Mengatasi Tidur Mendengkur

Saturday, July 14th 2012. | Kesehatan

Cara Mengatasi Tidur Mendengkur

 

Tidur adalah cara yang paling efektif untuk merilekskan tubuh setelah fisik terekploitasi untuk beraktivitas. Dengan tidur walau sejenak tubuh seseorang akan pulih kembali meskipun daya jaganya cukup lama, dan biasanya orang yang terlampau capek akan lebih mudah tertidur.

Apakah tidur Anda atau pasangan Anda mendengkur? Tekadang mendengar teman sekamar tidur mendengkur memang tidak mengenakan dan sangat menganggu. Jika tidak terbiasa tidur dengan kebisingan, maka dengkuran orang tidur terasa tidak nyaman, Akibatnya tidurnya menjadi tidak jenak.

Mendengkur sebenarnya merupakan hal alamiah, Sekitar 45% orang dewasa tidur mendengkur. Jika Anda mempunyai masalah mendengkur yang serius, jangan khawatir atau minum obat tertentu untuk mengobatinya. Ada banyak terapi dan obat organic yang bisa dicoba.

 

Ada nih cara mengatasi tidur mendengkur …

Pertama, cobalah ubah posisi tidur Anda. Jika Anda tertidur dengan sandaran pada punggung, maka bagian belakang lidah dan langit-langit  lunak rongga atas mulut akan menutup alur udara ke tenggorokan. Karenanya, dengkuran akan terdengar keras. Mengubah posisi tidur memang tidak semudah kedengarannya, namun cobalah meminta sedikit bantuan. Coba gunakan bantal untuk menjaga posisi tubuh Anda.

Kedua, selain mengubah posisi tidur Anda cobalah juga perhatikan kebiasaan tidur Anda. Berkerja berjam-jam dengan hanya sedikit tidur, akan menyebabkan tidur Anda amat nyenyak. Dengkuran biasa terdengar sesaat setelah kepala Anda mengenai bantal.

Dalam keadaan ini, dengkuran muncul akibar pergerakn pada otot-otot  di bagian belakang tenggorokan. Jika hal ini yang terjadi, cobalah mengurangi tugas yang memaksa Anda bangun pagi atau tidur terlalu larut malam. Cukup istirahat  dengan menyalaraskan gaya hidup, terbukti akan mengurangi dengkuran.

Ketiga, dengkuran juga dapat terjadi bila anda kurang minum. Langit-langit lunak dan cairan pada hidung akan mengalami dehidrasi, akan menjadi tebal dan lengket. Akibatnya, akan terdengar dengkuran keras. Karenanya, konsumsilah cukup air sebelum tidur.

Keempat, allergen di kamar tidur juga dapat berkontribusi pada kebiasaan mendengkur. Cobalah membersihkan kipas angin dan mengganti bantal Anda. Alergen yang terjebak dalam bantal dapat terhirup hidung dan mulut saat Anda tidur, sehingga menyebabkan reaksi alergi yang dapat menyebabkan dengkuran meningkat.

Jika perlu, konsultasikanlah ke dokter apabila masalah dengkuran saat tidur sudah amat mengganggu.

Related posts:

tags: , ,